Ini Lho Filosofi dan makna Arti Ketupat Hari Raya Idul Fitri

-Ketupat tak hanya identik dengan lebaran, akan tetapi erat juga kaitannya dengan budaya-budaya Jawa. Dikatakan bahwa pertama kalinya ketupat dikenal adalah pada saat Sunan Kalijaga menyebarkan Islamdi pulau Jawa. Setelah masa itu, Ketupat pun akhirnya menjadi makanan wajib Idul Fitri bagi umat Muslim. Dikenal pula bahwaketupat tak hanya sebuah hidangan, akan tetapi begitu banyak filosofi yangtersimpan di dalamnya. Yuksimak artikel berikut! Di beberapa kalangan pulauJawa, ketupat sering digantung di atas pintu rumah sebagai semacam jimat. Ada pula masyarakatyang memegang tradisi untuk tidak membuat ketupat di hari biasa, sehingga ketupat hanya disajikan sewaktu lebaran, hingga 5 hari setelahnya. Bahkan di beberapa daerahpulau Jawa hanya menyajikan ketupat di hari ke-7 sesudah lebaran saja atau yang biasa disebut hari raya Ketupat. Konon menurut cerita, tradisi ketupat adalah simbolisasi dari ungkapan bahasa Jawa ku = ngaku (mengakui) dan pat = lepat (kesalahan) yang digunakanSunan Kalijaga untuk menyiarkan agama Islam di Jawa. Penggunaan janur sebagaikemasan pun memiliki makna tersembunyi. Janur dalam bahasa Arab berasaldari kata "jaa a al-nur" bermakna "telah datang cahaya". Sedangkan masyarakat Jawa mengartikannya sebagai"sejatine nur" (cahaya). Dalam arti lebih luas bisa disimpulkan penggunaan janur sebagai keadaan sucimanusia setelah mendapatkan pencerahan cahaya selama bulan Ramadhan. Masih dalam filosofi Jawa, kupatan juga sering diasosiasikan dengan tanggal 1 syawal. Ketupat di sini diartikan pula dengan"laku papat" atau 4 tindakan yaitu : Lebaran, Luberan, Leburan dan Laburan. Maksud dari kata pertama yakni Lebaran adalah sudah selesai. Ini dimaksudkan bahwa 1 Syawal adalah tanda selesainya puasa, maka hari itu disebut sebgai Lebaran. kata kedua Luberan berarti melimpah yang merupakan pesan agar kita bersodaqoh dengan ikhlas kepada fakir miskin. Lalu Leburan yang berarti semua kesalahan sudah lebur (habis) dan lepas serta dapat dimaafkan pada hari tersebut. Yang terakhir adalah Laburan. Di Jawa, labur (kapur) adalah bahan untuk memutihkan dinding. Ini adalah simbol memberi pesan agar senantiasa menjaga kebersihan diri lahir batin.a (

Share on Facebook Share on Twitter

Comments

12 responses to "Ini Lho Filosofi dan makna Arti Ketupat Hari Raya Idul Fitri"

Admin Dunia Aneh [11:12 AM, 07-Aug-13]

datang brknjung sob..
d tggu kunjgn plang

ADMIN Mystic Mistery [10:35 PM, 07-Aug-13]

mantap sob..maaf telat..
minalaidzhin walfaidzin sob..kami keluarga besar Mistik misteri mengucapkan mohon maaf lahir dan batin.
5 rating buat sobat..di tunggu ratbacknya ya..

Nurul Aziz [04:50 AM, 10-Aug-13]

wah ane baru tau ternyata kupat ada makna filosofinya

Muhammad syarif hidayatullah [12:08 PM, 10-Aug-13]

Mkcih sob postingan yg sngt bermanfaat! smile :sad:

Muhammad syarif hidayatullah [12:15 PM, 10-Aug-13]

cheesy-grin :bigrin:

Muhammad syarif hidayatullah [12:18 PM, 10-Aug-13]

mrgreen ranger cry lol razz frown wink

Sitiqomariyah [02:39 PM, 10-Aug-13]

@Admin Dunia Aneh,
sipp gan.,

Sitiqomariyah [02:40 PM, 10-Aug-13]

@ADMIN Mystic Mistery,
oke thnks gan smile

Sitiqomariyah [02:42 PM, 10-Aug-13]

@Nurul Aziz,
jadi tau ya gan smile
thnks dh brknjg,.

Sitiqomariyah [02:43 PM, 10-Aug-13]

@Muhammad syarif hidayatullah,
sippp samasama smile
thnks sdah brknjg biggrin

Sitiqomariyah [02:44 PM, 10-Aug-13]

@Muhammad syarif hidayatullah,
biggrin biggrin

Sitiqomariyah [02:45 PM, 10-Aug-13]

@Muhammad syarif hidayatullah,
smile smile smile smile

Subscribe to comment feed: [RSS] [Atom]

New Comment

[Sign In]
Name:

Comment:
(You can use BBCode)